Saturday, November 20, 2010

waktu



Aku butuh banyak waktu...
tapi rasanya mengerikan juga jika satu hari lebih dari 24 jam.
Aku butuh banyak waktu untuk menyiapkan bahan mengajar.
Aku butuh banyak waktu untuk mengurusi urusan sekolah.
Aku butuh banyak waktu untuk membaca.
Aku butuh banyak waktu untuk menulis.
Aku butuh banyak waktu untuk bekerja.
Aku butuh banyak waktu untuk istirahat...
dan ternyata aku sedikit sekali menyisakan waktu untuk ibadah...

Tuesday, November 2, 2010

Bagaimana aku berpikir



Entah ada yang salah dengan cara bepikirku atau ada alasan mengenai bagaimana aku berpikir. Kompleks hingga aku sendiri sulit mengatakan pemikiranku benar atau salah. Adakalanya aku merasa iri dengan orang yang berpikir simpel, tapi tidak suka juga kalau aku berpikir simpel.

Sekarang aku sedang bertanya pada diri sendiri...
Mengapa aku sulit menerima seseorang
Aku berusaha untuk tidak membencinya... dan memang aku tidak membencinya
Aku ingin membebaskan dia dengan yang diucapkannya
dan aku ingin bisa berpikir bebas, tidak selalu harus mengacu pada pemikirannya
Halangan apa yang membuat aku sulit menerima dia
Seseorang yang kubela? tidak ada.
Teman-teman lama? mereka pun tidak menahanku.
otakku terus menyelidikinya... sampai pada kesimpulan
bahwa tindak tutur bahasa dan pemaksaan ternyata membuatku tak nyaman.
nilai-nilai menggagungkan diri juga terasa... walau aku tahu mungkin hal itu berusaha tidak dikeluarkan. Namun terasa olehku walau hanya rasa yang tipis.
Mungkin karena itu aku tidak bisa dekat dan sering merasa tak nyaman.

Mengutip dari blog seseorang
http://padrontobiaz.multiply.com/journal/item/53/CaRa_MaNusiA_BeRpiKiR

bahwa tahapan berpikir manusia adalah

  1. Insting / Feeling - Ini yang bekerja terlebih dahulu sebelum manusia berpikir...dibawah alam sadar kita...
  2. EGO...ini penting..karena saat manusia berpikir, dia cenderung melihat terlebih dahulu dari sudut pandang dirinya dan segala yang berhubungan dengan dirinya....keuntungan..kerugian..pokoknya semua tentang ego lah...
  3. OTaK...Ini baru mikir biasa..setelah di proses Insting dan Ego, baru otak mroses...mau mikir apa sih kita ini...tujuannya juga apa...
  4. Ini YanG paling sulit...berpikir dengan HATI.. Ini dia..hati ikut berpikir kapan?? SAAT KEKUATAN HATI BISA MENGALAHKAN INSTING, EGO DAN OTAK....Hati punya kekuatan luar biasa....rela mengalahkan ego dan pikiran manusia biasa (otak) untuk berpikir dan berbuat sesuatu yang kadang sulit kita terima sekalipun..

jadi bagian mana yang lebih dulu dan lebih dominan di cara berpikirku?

Saturday, October 30, 2010

Teman Abadi


Aku terdiam memikirkan siapa temanku? Siapa yang bisa aku ajak bicara...rasanya sudah tak ada siapa-siapa lagi...
Aku baca tulisan yang membuatku termenung...
"keep for yourself"
20% orang tidak mendengarmu. 80% orang bahagia kau memilki masalah itu.

Aku kesepian!!!
Aku tak punya lagi teman...
Aku pun sadar bahwa orang-orang yang aku ajak bercerita tidak akan benar-benar memikirkanku begitu dalam. sebagaimana aku mendengar kesedihan orang lain dan kemudian sibuk dengan urusanku sendiri... Mungkin begitulah orang lain.

Sampai aku terdiam...
Dia-lah temanku saat ini
Hanya Dia yang bisa aku ajak bicara setiap waktu
Hanya Dia tempat aku bisa menumpahkan semua rasa sakit dan lelahku
Hanya Dia yang ada saat ini, saat itu, dan setiap saat
Hanya ALLAH...

Aku tak berani berkata aku mencintai-Nya...
sungguh tak ada nilainya perwujudan cintaku ini pada-Nya

Aku bahagia menyadari bahwa aku memiliki-Nya
Aku teramat bahagia menyadari Dia selalu ada bersamaku
Aku amat sangat bahagia Dia selalu memberiku rezeki agar aku selalu bersyukur
Aku sangat-sangat bahagi dapat merasakan dia menyimpan rasa syukur itu dalam hatiku
Aku sangat... sangat.... sangat bahagia dapat merasakan Nya saat ini

Tapi...
aku sedih... sesedihnya saat merasa Dia seakan melepasku.....

Jangan tinggalkan aku!
Jangan biarkan aku sendiri.....

SMS dini hari


"Aku sedih... sendiri begini" smsku pada seorang teman malam hari kemarin. Tak ada balasnya. Tak apa, karena memang aku tak mengharapkan balasan. Aku hanya ingin bicara begitu saja.

Dini hari, pukul 02:30 aku terbangun untuk mengerjakan tugas yang tertunda... SMS pun sudah menunggu dibuka. Temanku yang lain yang mengirimiku SMS, seperti hendak mewakili jawaban SMS-ku tadi malam. SMS yang biasa saja.... mungkin sering aku dapatkanya, tapi dini hari itu SMS itu datang saat aku memang membutuhkannya.

Terima kasih Anjar

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kau sedang belajar KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang MEMAAFKAN
Ketika kau harus lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kau merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kau sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Tetap semangat ... Terus tersenyum... Terus Belajar
Karena bumi ini adalah universitas kehidupan. Berjuanglah menjadi pemenang untuk tujuan kehidupan yang sesungguhnya- AKHIRAT, karena Juri kita Maha Adil - Allah SWT.

Wednesday, October 27, 2010

Kembali lagi

Semuanya...
Aku kembali lagi ke blog ini. Setelah banyak pertimbangan blog inilah yang paling mudah aku kendalikan.

Thursday, January 22, 2009

PINDAH

emh... tadinya aku tidak akan memakai lagi blog ini, tetapi sayang juga sudah banyak yang aku tulis di sini... akhirnya aku putusakan untuk memakai ini sebagai ruang untuk menulis puisi ataupun essai...
sekarang aku pindah menggunakan multiply... alamatnya
pagidansore.multiply.com

Tuesday, August 12, 2008

Road To BonBin









9 Agustus 2008, sembilan kawanan 2003 mengadakan road to kebun binatang. Acara dimulai dengan janjian di lapang Gasibu.
“Aduh di mana sih WC yang ada jamnya itu?” gumamku dalam hati. Aku SMS Rina. Dia bilang di tempat yang ada WC-nya. Ah nyerah, akhirnya aku nanya juga ama ibu-ibu di sana. Akhirnya setelah mendapat petunjuk dari sang ibu aku berjalan dan menemukan sosok Asa yang sedang duduk di bangku.
Oh itu jamnya. Hah! Aku kira jamnya segede jam gadang. Jamnya ngaco pula.
Asa menyapa, tapi aku kebelet, jadi aku ke WC dulu. Emh!!! Males deh! Bayar 1000 buat WC yang nggak layak gitu. OH!!!
Lama kelamaan gerombolan si berat hehehe mulai bermunculan. Tak dinyana Rina yang menginformasikan padaku untuk menunggu di dekat jam pun salah menunggu.
Sedikit bercerita, eh si Andri kerja di transtv, tampak keren, tapi aku nggak pernah merhatiin narasi repotase sore ato liat kerabat kerjanya euy!

Dari gasibu kami lanjutkan perjalanan untuk pergi membeli makanan untuk botram. Minggir!!! Ada pohon yang lagi ditebang. Sayang banget! Makasih yah buat yang naktrir!

Kesan-kesan yang serius!
Aku tidak menyangka perjalanan ke kebun binatang berhasil membuang sedikit kejengahanku terhadap rutinitas yang biasa-biasa saja. Melihat binatang-bintang membuat aku bertanya-tanya apa yang mereka rasakan. Aku tak punya kesan panjang untuk mengungkapkan hari itu menyenangka. Walau hanya berputar-putar melihat binatang bersama teman-teman, tetapi rasanya aku hari itu nyambung dengan dunia. Tertawa memang membuat kita lebih hidup.
Hiburan yang menyenangkan melihat monyet jepang yang merah. Benar loh, monyet itu seperti orang jepang. Mita bilang itu monyet lebay karena sok selebritis. Yang paling aku sukai itu adalah pertunjukan siamang yang membuat aku sangat kagum dengan suara brisik mereka. andai kameraku tidak bermasalah kemarin. Ingin sekali aku merekam siamang yang berisik itu.
Emh...ups! ada kuda poni yang hahahaha! Sudahlah!
Yang jelas road to bonbin bukanlah pilihan yang buruk.

Thanks ya buat temen-temen yang ngajakin, yang barengan, yang traktirin, arigato!
Totemo tanoshikatta!